Home » » Beban Pikiran 02

Beban Pikiran 02


Dua ratus ribu bukanlah uang yang banyak jika dibandingkan dengan kebutuhan sehari-hari yang harus ditutupi Hasan. Uang itulah yang selalu dicukup-cukupkan Hasan untuk mengisi perut keluarganya setiap minggu. Tidak jarang Hasan harus mencari tempat berhutang jika uang itu sama sekali tidak bisa dicukupkan lagi. Tidak ada lagi jalan lain yang harus ia tempuh. Perasaan malu akan sejenak ia singkirkan demi memenuhi hak perut. Tak jarang ia mendapat makian karena sering berhutang. Tidak ada lagi cara lain. Ia tidak mau menghalalkan pekerjaan yang haram. Lebih baik ia mendapat makian asal bisa makan dari uang yang halal, toh uang yang dipinjam itu nanti akan ia kembalikan juga ketika ia sudah mampu membayarnya.
***
 Sebelum Dayat kecil lahir, Aminah selalu pergi ke sawah. Menanam, menyiangi, hingga menjaga padi-padi agar tumbuh subur, ia rasa sudah menjadi tanggung jawabnya. Ia tak pernah mengharap suaminya turun tangan, walaupun pekerjaan itu sebenarnya bukanlah kewajiban yang harus dilakukannya. Ia merasa senang turut bisa membantu suaminya. Pun ia yang menggarap sawah itu, namun Hasan sering membantunya setelah pulang dari ladang.
“Abang sudah pulang” sambut Aminah ketika melihat suaminya sudah pulang dari sawah.
“Iya Aminah” jawab Hasan.
“Abang mau makan, agar diambilkan”
“Nanti saja, abang mau istirahat sebentar”
Hasan merebahkan tubuh kerontangnya ke lantai rumah panggung itu. Sesekali ia memejamkan mata memikirkan masa depan ladang dan sawahnya. Dalam hati kecilnya ada kekhawatiran tidak sanggup mengerjakan dua pekerjaan itu dalam satu waktu. Hasan takut hasil kedua pekerjaan itu tidak akan maksimal. Untuk saat ini, ia masih bisa sedikit lega karena padi masih belum menguning. Jika nanti sudah menguning, pasti makhluk-makhluk bersayap akan datang mengintai-intai hamparan padi itu. Mereka akan mematuk bulir-bulirnya hingga meranggas. Jika padi itu meranggas, apa lagi hasil yang akan dilihat dari kerja keras mereka selama ini.

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online