Home » » Dilahirkan Bange 02

Dilahirkan Bange 02


Desa itu bernama Bange. Sebuah desa yang masuk ke dalam teritorial kecamatan Bukit Malintang. Letaknya persis di tepian Jalan Lintas Sumatera, tanah Mandailing. Desa itu sangatlah transfaran kepada peradaban. Ia tidak ketinggalan tuk berpacu dengan desa-desa di sekitarnya demi kehidupan yang lebih maju.
***
Burung-burung camar mulai berterbangan melintasi atap-atap rumah. Makhluk-makhluk bersayap itu berbondong-bondong melintasi jagat raya di pagi buta. Mereka selalu tampak mendahului manusia dalam hal mencari rezeki. Entah kenapa demikian. Mungkinkah karena memang sudah menjadi kebiasaan mereka setiap harinya ?. Atau karena kesibukan mereka tidak sama dengan kesibukan manusia pada umumnya ?.
Bisa jadi, burung-burung itu bisa cepat pergi mengais rezeki karena mereka tidak pernah melakukan pekerjaan menanak nasi, memasak gulai, mencuci piring, mempersiapkan keperluan anak sekolah sebagaimana rutinitas yang harus dikerjakan manusia setiap paginya.
Bentang sawah di pinggiran desa sudah bersiap-siap menyambut para tuannya yang akan segera menghampiri mereka. Padi-padi di sawah itu terlihat sangat indah. Mereka berbaris rapi bak pasukan militer yang sedang mendengarkan arahan dari komandannya. Pakaian hijau yang sedang mereka kenakan memberikan keteduhan tersendiri bagi siapa saja yang menjumpainya. Dedaunannya tampak bermandikan air embun yang mengalir dari langit, walaupun begitu, mereka tetap ceria, mereka masih bisa menari-menari bersamaan dengan dentingan nada semilir angin pagi hari.
Anak-anak di setiap rumah bersiap-siap ke sekolah. Sesekali mereka menanyakan peralatan sekolah yang menghilang setelah libur di hari minggu kemarin. Sambil mengemas peralatan yang akan dibawa ke sawah, perempuan-perempuan perkasa terlihat selalu siap melayani keperluan anak-anak masa depan yang hendak pergi menimba ilmu itu.

Sebagian penduduk sudah lalu-lalang di jalan setapak menuju sawah. Ada yang jalan kaki dengan menggendong anak kecil dan membawa cangkul di tangan kirinya. Ada pasangan suami istri yang memakai sepeda angin serasa hendak menuju ke surga tanpa sedikit pun rasa susah dalam hati keduanya. Ada juga yang memakai sepeda motor dengan membonceng istri dan kedua anaknya. Wajah mereka semua tampak berseri-seri, menyimpan sebuah harapan besar. 

Bersambung....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online