Home » » Mainan di Pasar Malintang 03

Mainan di Pasar Malintang 03


“Kita di sini ya, agar emak saja yang pergi ke pasar”
“Dayat mau ikut Yah. Dayat mau lihat-lihat mainan di pasar”
Hasan sejenak termenung mendengar ucapan jagoan kecilnya itu.
“Kita belum ada uang untuk beli mainan Nak. Nanti kalau kita sudah punya uang, baru ayah belikan ya”
Wajah Dayat kecil tiba-tiba sedikit muram ketika mendengar perkataan lelaki itu.
“Iya Yah, tapi Dayat boleh kan lihat-lihat mainannya dulu. Tapi ayah janji ya, nanti Dayat dibelikan mainan kalau kita sudah punya uang” Dayat kecil mencoba berbesar hati.
“Iya sayang. Ayah janji”
***
Kerumunan Manusia hilir mudik di Pasar itu. Ada yang sedang berbelanja sayur-mayur. Ada yang sedang hendak membeli baju. Ada yang sedang melakukan proses tawar-menawar. Ada yang sedang menunggu pembeli. Ada yang sedang mencicipi makanan tradisional. Ada juga yang hanya sekedar jalan-jalan untuk melihat-lihat keramaian pasar.
Pasar Malintang namanya. Pasar yang berlokasi tepat di tepian Jalan Lintas Sumatera itu, sejak lama sudah menjadi tempat bertemunya para penjual dan pembeli pada setiap hari Ahad. Selepas shalat Shubuh, para pedagang biasanya sudah mulai bersiap-siap untuk membuka lapak masing-masing. Dengan sabar, mereka akan setia menanti para pembeli yang mulai berdatangan pada pukul delapan pagi, walaupun sebenarnya para pengunjung itu lebih ramai datang pada saat menjelang siang hari.

“Mak, mainan itu bagus sekali” Dayat menunjuk ke tempat penjual mainan yang mereka lewati ketika emaknya hendak membeli sayur-mayur.

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online