Home » » Sampuraga 04

Sampuraga 04


“Yang menikahi putri raja ini juga bernama Sampuraga Inang, barangkali itu anak inang ?”
“Saya juga belum tahu Nak. Nak, bisakah kau antarkan saya ke sana, saya ingin memastikan apakah dia Sampuraga anak saya atau tidak”
“Iya inang, mari saya antar”
Perempuan tua itu sangat bahagia setelah melihat dari jauh bahwa yang sedang berdiri di singgasana orja itu benar-benar anak yang dilahirkannya dua puluh tujuh tahun silam. Airmatanya mengalir karena senang bercampur haru. Ia berjalan tertatih-tatih demi menghampiri si jantung hatinya itu.
Sampuraga kaget melihat seorang perempuan yang semakin mendekat. Wajah perempuan tua itu tidak asing baginya. Nuraninya merasa iba namun bisikan setan telah terlanjur menyelinap di telinganya. Makhluk durjana itu bergantungan membisikkan kata-kata yang dibungkus dengan madu. “Jangan hiraukan perempuan renta yang mendekat itu. Dia nanti hanya menginginkan hartamu. Dia datang hanya untuk mempermalukanmu” ungkap gerombolan makhluk terkutuk itu.
“Sampuraga, anakku sayang. Walaupun emak tak diundang, emak datang ke orja pernikahanmu yang megah ini. Emak ingin memastikan bahwa yang menikah itu benar anak emak atau tidak” ungkap perempuan tua itu di depan orang banyak.
“Maaf anda siapa ?. Saya tidak mengenal anda. Berani-beraninya anda mengaku-ngaku sebagai emak saya. Emak saya sudah lama meninggal. Apa maksud anda datang ke pesta orang tepandang ini ha…?” geram Sampuraga memperturutkan bisikan iblis.

“Apakah kamu sudah malu mengakui saya sebagai emakmu Nak ?, sembilan bulan lamanya emak mengandungmu, bersusah payah Nak. Tiba-tiba kamu berkata seperti itu kepada emak. Emak tidak menyangka kau setega itu”

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online