Home » » Sebuah Nama 03

Sebuah Nama 03


“Mulai sekarang si ganteng ini kita panggil Dayat istriku” ujar Hasan berusaha menghilangkan rasa haru Aminah. Ia tahu bahwa istrinya itu merasa sedih dan terharu ketika ia mengungkit kepahitan hidup yang sedang mereka rasakan.
“Iya Bang”
Dayat, sebuah nama yang sangat indah, melebihi keindahan bentangan sawah yang mengitari desa Bange. Hasan percaya, setiap kali nama itu disebut, berarti pada saat itu juga ia meminta kebaikan untuk buah hatinya. Ia juga percaya bahwa memberikan nama yang baik itu merupakan suruhan dari agama. Di akhirat kelak setiap manusia itu akan dipanggil dengan nama-nama yang baik, ia tidak sedikitpun meragukan itu.
Hasan dan Aminah tidaklah mengadakan acara seremonial ketika memberikan nama kepada buah hati mereka itu. Tidak juga menghadirkan orang banyak. Walaupun begitu, mereka berdua merasa sudah cukup jadi saksi atas nama indah yang ditabalkan di hari yang tak terlupakan itu. Sebenarnya mereka bukan tidak ingin memanggil orang banyak untuk menghadiri pemberian nama kepada bayi yang imut itu. Jika boleh memilih, mereka juga ingin dihadiri tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat sekampung, tapi untuk saat ini  ekonomi mereka belum mendukung. Jika mengadakan acara seremonial, pastilah akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online