Home » » Si Kecil yang Imut 01

Si Kecil yang Imut 01

Si Kecil yang Imut



Semakin hari si kecil semakin menggemaskan. Ia tumbuh seiring detakan jarum jam yang selalu setia menemani waktu. Pipinya tembem. Bola matanya bulat. Raut wajahnya unyu-unyu. Setiap orang yang melihat ingin sekali mencubitnya penuh manja. Semua tetangga sangat terpana memandang si kecil berkulit hitam manis itu.
Gadis-gadis desa selalu berebutan untuk menggendongnya. Ketika Aminah hendak ke pasar, mereka selalu mengatakan agar si kecil ditinggalkan saja dengan mereka. Mereka siap menjadi pelayan bagi anak kecil yang sangat imut itu. Keluarga dekat Aminah maupun Hasan juga tidak ketinggalan turut memperebutkannya. Tidak jarang anak itu mereka bawa ke rumah masing-masing. Mereka manjakan di sana. Mereka beri makanan yang enak-enak. 
 “Imut banget, anak siapa ini ?” ungkap seorang gadis yang sedang lewat di halaman rumah Hasan.
Ia pegang pipi tembem si kecil. Sesekali terdengar kata-kata gemes yang ia ucapkan ketika sedang melihat anak yang imut itu.
“Mak, Mak, Mak” terdengar suara si kecil ketika sedang melihat gadis itu.
“Sayang sudah mulai bisa ngomong ya. Emak di situ lagi menjemur pakaian”
 “Itu kakak sayang” ujar Aminah kepada buah hatinya. “Nia, mau kemana ?” Aminah melanjutkan perkataannya ketika menyapa perempuan yang sedang mengenakan baju berwarna kuning itu.
“Mau ke pasar Bu. Ngomong-ngomong nama si kecil siapa Bu ?”
“O, Ahmad Hidayat. Memang kenapa Nia ?”
“Gak ada Bu. Cuma nanya aja. Anak ibu imut banget”


***

Bersambung.....


0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online