Home » » Juara Satu 03

Juara Satu 03


“Kalau nanti ayah ada uang, Dayat mau dibelikan hadiah apa ?” ujar Hasan mencoba menghargai prestasi yang diraih anaknya itu.
“Tidak usah Yah, Dayat tidak menginginkan apa-apa” ujar anak yang polos itu. Ia seolah paham bahwa kata-kata ayahnya itu akan sulit terwujud. Pun jika terwujud, ia harus sabar menunggu pergantian musim hujan ke musim kemarau hingga terus-terusan saling bergantian.
“Dayat ragu ya, ayah tidak akan bisa membelikannya ?” tanya Hasan.
“Tidak Yah, yang dayat inginkan hanya ingin tetap bisa sekolah sampai ke jenjang pendidikan yang paling tinggi suatu saat kelak”
Hasan sangat terharu mendengar jawaban sang pemimpi cilik itu.
Perkataan anak kecil tentu tidaklah boleh disamakan dengan ucapan orang dewasa yang terkadang hanya mengandung canda semata. Ucapan mereka itu hakikatnya benar-benar berasal dari hati nurani paling dalam.
Sungguh Hasan tidak menyangka akan mendengar kata-kata tadi dari lisan seorang anak kecil yang masih sangat kalem. Perkataan itu biasanya hanyalah diucapkan orang yang sudah dewasa atau beranjak dewasa. Ia coba pahami, mungkin keadaanlah yang telah mendidik putra sulungnya itu menjadi seorang yang dewasa, berjiwa lapang, peka terhadap lingkungan dan mempunyai impian setinggi bintang.


Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online