Home » » Sawah 05

Sawah 05


“Bang bisa kita lanjutkan kerjanya, kelihatannya hari sudah semakin sore”
“Iya Aminah”
“Yah, Dayat ikut ya ?” sahut Dayat.
“Dayat di sini aja Nak, biar pakaiannya tidak kotor” jawab Hasan.
“Di gubuk ini juga Dayat tidak ada kerjaan Yah”
“Ya sudah, kalau memang Dayat mau ikut kerja ke pematang sawah. Nanti kalau Dayat sudah letih, istirahat ke gubuk duluan ya”
“Baik Yah”
Dayat turut membantu kedua orangtuanya membersihkan rumput-rumput yang menjalar di tengah-tengah hamparan sawah. Dalam hati ia meminta kepada tuhan agar apa yang diusahakan kedua orangtuanya itu suatu hari mendapatkan hasil yang berkah. Ia sadar, hamparan sawah itulah yang diharapkan kedua orangtuanya untuk menopang kebutuhan perut yang semakin membuncah.

Walaupun mentari siang membakar kulitnya, Dayat tidak akan surut ke belakang. Ia ikhlas membantu kedua orangtuanya di pematangan sawah orang lain yang sedang mereka garap itu. Dayat yakin bahwa setiap kesungguhan itu akan membuahkan kemanisan.

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online