Home » » Sekolah Dasar 01

Sekolah Dasar 01

Sekolah Dasar



Bagi Hasan, perputaran jarum jam itu seperti kilatan petir yang sedang menyambar sebuah pohon di bumi. Cepat. Sekejap. Tidak disadari berlalu sekedip mata. Minggu depan, putra sulungnya akan mulai duduk di bangku sekolah dasar. Jagoannya itu serasa baru kemarin sore masih dalam gendongan.
Beban pikiran Hasan semakin bertambah. Berbagai problem silih berganti menghampirinya. Getah tidak bisa dideres karena musim penghujan. Kebutuhan hidup semakin mahal karena kenaikan harga BBM. Ia merasa sudah bak pepatah orang-orang dulu, besar pasak dari pada tiang, besar pengeluaran dari pada pendapatan.
“Aminah, baju sekolah anak kita sudah jadi dibeli ?” tanya Hasan kepada istrinya.
“Sudah Bang. Kemarin sudah dibelikan”
Hasan bergumam.
“Uang kita masih ada disimpan ?”
“Ada sedikit lagi Bang. Mungkin masih cukup untuk menutupi kebutuhan kita minggu ini”
Hasan termenung. Ia bingung akan mencari uang  kemana untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya minggu depan. Jika tidak musim penghujan, ia pasti akan bisa menderes dan menghasilkan uang. Kepalanya pusing, serasa dicincang dengan pisau tajam. Ia merasa sempoyongan memikirkan beban hidup yang entah kapan berakhir itu.
“Kenapa Bang ?” ujar Aminah.
“Tidak ada, abang cuma takut saja kita tidak bisa memenuhi kebutuhan minggu ini. Aminah kan sudah tahu sekarang belum bisa menderes karena lagi musim penghujan”
“Abang tidak usah khawatir, yang penting kita tetap berusaha. Insyaallah nanti tuhan akan menunjukkan jalan”

Aminah yakin, Allah akan selalu memberikan rezeki kepada setiap hambanya selagi hamba itu mau berusaha. Binatang melata pun Allah sudah menetapkan rezeki bagi mereka, apalagi makhluk yang mulia seperti manusia.

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online