Home » » Sekolah Dasar 02

Sekolah Dasar 02


Hari yang sangat menyenangkan bagi Dayat. Hari ini ia akan bertemu dengan guru dan teman baru di SD Negeri 147545 Bange. Ia datang sendirian di hari pertama masuk sekolah itu. Beberapa hari yang lalu ayahnya sudah mendaftarkannya ke sekolah itu.
Ia amati satu persatu murid yang mulai berdatangan ke sekolah. Ia melihat beberapa murid yang didampingi ayah dan ibu mereka. Ia tahu bahwa beberapa murid itu adalah murid baru yang belum berani atau masih canggung untuk datang sendirian. Ia tidak bisa berharap seperti yang dirasakan murid baru yang sedang ia lihat itu karena emak dan ayahnya harus pergi ke sawah untuk mencari kebutuhan hidupnya.
Sebelum lonceng masuk berbunyi, Dayat tampak berdiri di depan kelas. Ia amati seluruh lingkungan SD. Ada beberapa pohon akasia berdiri gagah di halaman ruang belajar. Tingginya melebihi semua gedung sekolah. Dari ciri-cirinya, akasia itu tentu sudah lama mencicipi pahit manis kehidupan. Dedaunannya rimbun. Beberapa helai daun itu berguguran ke tanah menemui takdirnya.

Di bawah pohon akasia itu terlihat seorang ibu dengan anak kecil yang sedang duduk di sebelah makanan ringan yang sedang ia jajakan. Dari jenis makanan yang ia jual mengisyaratkan, bahwa ibu paruh baya itu adalah seorang perempuan yang sedang berjuang tuk melawan kerasnya kehidupan. Baju lusuh yang ia kenakan seolah ingin memberitahukan kepada murid-murid itu bahwa ia berasal dari golongan masyarakat ekonomi kelas bawah. Pun begitu, para murid yang menuntut ilmu di sekolah itu tidak pernah memandang perempuan itu sebelah mata. Perempuan itu merupakan seorang pahlawan bagi mereka yang sedang kelaparan.

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online