Home » » Bintang Jatuh 01

Bintang Jatuh 01

Bintang Jatuh



Gantungkan mimpimu setinggi bintang di langit, untaian kalimat yang selalu Dayat dengar dari lisan kedua orangtuanya. Kata-kata itu bahkan selalu menemani hari-hari anak yang polos itu di sekolah, di tempat bermain dan di jalan raya.
“Kelak kamu akan bersinar seperti bintang itu” ujar ayahnya kepada Dayat sembari menunjuk salah satu bintang yang sedang berbaris mengitari bulan pada malam terang.
Dayat menganggukkan kepala pertanda mengiyakannya.
Bintang identik impian. Tidak hanya Dayat, semua teman sepermainannya selalu berkata, suatu saat mereka ingin menjadi bintang. Bisa menerangi malam. Bisa berkelap-kelip. Bisa memberi kepuasan tersendiri bagi orang yang memandang. Mereka tak pernah jemu tuk menatap bintang yang selalu menghiasi angkasa raya. Anak-anak desa itu percaya, kelak  mereka akan menjelma seperti bintang yang selalu mereka saksikan setiap malam.
Ketika duduk sendirian di halaman rumah, Dayat melihat bintang meluncur dari langit. Meteor persegi lima itu memperlihatkan cahaya keemasannya ketika hendak mendarat ke bumi. Dayat tidak mau melewatkan momen yang sangat berharga ini. Ia tutup kedua matanya. Di dalam hati, ia panjatkan sebuah keinginan bersamaan dengan jatuhnya bintang itu.
“Dayat kenapa mengedipkan mata ?” ujar Aminah tiba-tiba menghampiri anaknya.
“Di sana ada bintang jatuh Mak” jawab Dayat sambil menatap sorot kelam tatapan emaknya.
“Dayat sedang meminta keinginan ?”
“Iya Mak”
“Yang penting bermohonnya tetap kepada tuhan”
“Maksud emak ?”
“Suatu saat kamu akan mengerti”

***

Bersambung.....

0 comments:

Berlangganan Kampedia Gratis

Terpopuler di Kampedia

Kirim Pesan ke Kampedia

Name

Email *

Message *

Online